Elha Husnan

Man Syakka Wajada

Baca Buku, Anakku

Kau perlu baca buku, Anakku.

Sesekali bolehlah kau melirik televisi; memelototi laman web; memetik media sosial. Hanya, jangan kau anggap serius. Dagelan di masing-masing dunia tersebut sudah terlanjur tak lucu; cuma bakal membuatmu ereksi sejenak, dan lalu kau akan ditinggal sendiri bersama kebebalanmu.

Kau perlu baca banyak buku, Anakku.

Sebab di masa-masaku, ada banyak orang yang cuma mampu baca satu buku, beberapa meme, banyak artikel tak jelas juntrungannya, lalu kemudian gampang ngamukan. Lantas mulut mereka menyemburkan caci maki; jemari mereka menyebarkan hasutan. Otak mereka mungkin sudah tidak berada di tempatnya; barangkali hijrah ke mulut atau jemari, siapa tahu.

Kau perlu baca banyak buku bermutu, Anakku.

Sebelum keberanian, begitu juga ketakutan, betul-betul merambati dadamu. Sebelum kebodohan betul-betul menular di kepalamu.

Sebab keberanian, sebagaimana ketakutan dan kebodohan, itu menular. Sebab kecendikiaan adalah keputusanmu sendiri.

image

#JihadJurnalistik
#SebabSemuaOrangAdalahJurnalis

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 06/11/2016 by in Essey and tagged , , , , , .

Author

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Jejak

  • 57,535 hits
%d blogger menyukai ini: