Elha Husnan

Man Syakka Wajada

Empat

Salah seorang anggota keluarga Anda, orang yang amat Anda cintai, didera sakit yang amat keras. Apa dan bagaimana perasaan Anda? Anda tak mungkin cuek, tentu saja, Anda bahkan merasakannya sebagai cobaan yang sangat berat. Betapapun jumlah kekayaan yang Anda miliki berlimpah-limpah, keadaan ini tak urung menyesakkan dada Anda juga.

Konon, seorang lelaki pernah dihantam musibah serupa, bahkan lebih. Ia amat miskin, isterinya penyakitan, dan tiba-tiba saja, karena saat itu adalah musim yang serba tak menentu (peperangan), anak satu-satunya raib bak ditelan bumi. Ia gundah, bagaimana mungkin ia bisa membawa isterinya berobat, sedangkan tak sepeser receh pun berada di dalam kantongnya? Lantas anaknya, apa kabar anak usia sepuluh tahun itu? Bagaimana ia mungkin menemukannya? Apa kabar si Salim kecil?

Auf bin Malik Al-Asyja’i merasa tak berdaya. Satu-satunya yang terpikir adalah sowan (menghadap) Nabi Muhammad Saw. Ia mengadu dan mengonsultasikan perihal cobaan yang menderanya.

Pasca bersua dengan Nabi, sesaat sesudah ia sampai di rumah, sang isteri bertanya, “apa nasehat Nabi buat kita, pak?”. Auf menjawab, “Nabi memerintahkan kita bersabar, dan berbanyak membaca la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyil ‘azhim”.

Malamnya, sesudah mendirikan shalat lail, kedua  orang suami isteri ini mengamalkan ijazah Nabi; memperbanyak membaca apa yang kita kenal dengan sebutan hauqalah itu. Tak ada daya, pun taka da kekuatan, kecuali dengan (daya dan kekuatan) Allah yang maha luhur dan maha agung.

Esok ba’da shubuh, mendadak seseorang mengetuk pintu. Sang isteri menghampiri. Dan, masya Allah, Salim anaknya kembali. Bukan itu belaka. Isterinya tiba-tiba merasa lebih enakan. Ya, ia sembuh dari sakit yang menderanya.

Auf hanya bisa terkejut. Dan belum habis keterkejutannya, ia melihat di halaman rumah ada ribuan ekor kambing (empat ribu). Si Salim kecillah yang membawa kambing-kambing itu. Seturut cerita, Salim hilang akibat diculik kaum musyrik Makkah. Salim diperintah menggembala kambing. Lucunya, selagi para empunya kambing berpesta mabuk-mabukan, Salim menggiring kambing-kambing itu pulang ke rumahnya.

“Salim,” desak Auf kepada anaknya, “Jangan kau apa-apakan dulu kambing itu, aku mau melaporkan perkara ini kepada Nabi, bagaimanapun kambing-kambing itu bukan milik kita”.

Sesampai di tempat Nabi, Auf menyampaikan maksudnya. “Auf, beberapa saat sebelum engkau ke sini, Jibril telah mendatangiku,” Nabi membuka penjelasan. “Ia menyampaikan ayat, wa man yattaqillaha yaj’al lahu makhraja, wa yarzuqhu min haitsu la yahtasib”. Orang-orang yang bertakwa kepada Allah, akan dijadikan buatnya jalan keluar, dan memberinya rizki dari jalan tak diduga-duga.

“Lalu bagaimana dengan kambing-kambing itu, Ya Nabi?,” tanya Auf. “Ini masa-masa perang, Auf, jadi ambillah kambing-kambing itu untukmu sebagai ghanimah (jarahan),” jawab Nabi.

Subhanallah, Auf gembira tak alang kepalang. Sesaat yang lalu, isterinya sakit keras. Kini sembuh. Anaknya hilang. Kini kembali. Dan, ia miskin, kini beroleh karunia ribuan ekor kambing.

Bagaimana dengan kita? Dengan Anda? Cobaan jenis apalagi yang membuat kita tak mampu bersabar, hingga banyak dari kita kemudian terjerumus ke dalam lembah dosa?

Sesungguhnya hanya ada empat keadaan yang meliputi kita; ni’mat (nikmat), baliyat (cobaan), tha’at (taat) dan ma’shiyat (dosa). Kesemua keadaan ini memiliki tata kramanya masing-masing. Dalam nikmat kita mesti bersyukur. Dalam cobaan kita mesti bersabar. Dalam taat kita juga harus bersyukur. Dan dalam dosa, kita harus segera bertaubat. Pokok dari semuanya adalah dalam keadaan apa dan bagaimanapun, seyogyanya kita senantiasa mengingat Allah. Sebab semua dari-Nya, kembali kepada-Nya. Kita bukan apa-apa, bukan siapa-siapa, tak punya apa-apa.

Wallahu a’lam bis shawab.

 

 

 

 

 

Iklan

2 comments on “Empat

  1. dietmelileasehat
    14/04/2014

    artikel yang sangat inspiratif …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 10/03/2011 by in Editorial IM and tagged , , , , .

Author

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Jejak

  • 59,233 hits
%d blogger menyukai ini: